09 April 2009

Negara dan Bangsa

KATA PENGANTAR
Puji Syukur penulis panjatkan ke-hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan karuniaNyalah, karya tulis ini dapat terselesaikan dengan baik, tepat pada waktunya.
Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah National Heroism, pada semester II, di tahun ajaran 2007, yang berjudul Negara dan Bangsa.
Dalam penyelesaian karya tulis ini, penulis banyak mengalami kesulitan, terutama disebabkan oleh kurangnya ilmu pengetahuan yang menunjang. Namun, berkat bantuan dari berbagai pihak, akhirnya karya tulis ini dapat terselesaikan dengan cukup baik.Karena itu, sudah sepantasnya jika penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ibu Heni Hayat, selaku dosen National Heroism selalu memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis setiap saat.
2. Orang Tua kami masing-masing yang banyak memberikan motivasi dan dorongan serta bantuan, baik secara moral maupun spiritual kepada penulis.
3. Teman-temanku tercinta yang selalu menjadi inspirasi dalam setiap kehidupan kami, dan Semua pihak yang membantu dalam pencarian sumber, data, dan informasi, yang akurat, tajam dan terpecaya, baik secara langsung maupun tidak langsung, cetak maupun elektronik, yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu.
Penulis sadar, sebagai seorang pelajar yang masih dalam proses pembelajaran, penulisan karya tulis ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari para pembaca sekalian yang bersifat positif, guna penulisan karya tulis yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Harapan penulis, semoga karya tulis yang sederhana ini, dapat memberi inspirasi dan kesadaran tersendiri bagi generasi muda dan para pembaca pada umumnya, bahwa penting memilki kecintaan terhadap Tanah Air dan Bangsa Indonesia.
Jakarta, 8 April 2007
Hormat Penulis


ABSTRAK
Karya tulis yang berjudul Negara dan Bangsa ini membahas tentang pengertian negara dan bangsa secara lebih merinci, serta tahapan tujuan dan maksud yang ingin dicapai dalam pembentukan sebuah negara dan bangsa.
Tujuan pemulisan karya tulis ini adalah untuk memberitahukan kepada para pembaca sekalian selaku waraga negara tentang apa makna yang terkandung dalam konsep negara dan bangsa tersebut, sehingga menimbulkan rasa kecintaan yang lebih lagi kepada para pembaca tentang indahnya negara dan bagsa yang mereka kediami mulai dari mereke kecil samapai sekarang ini.
Metode yang digunakan penulis adalah metode kepustakaan ynag mengambil beberapa hasil dan survei yang ada, lalu penulis rangkum menjadi sebuah karya tulis yang indah, sehingga dapat memudahkan pembaca dalam memahami negara dan bangsa itu sendiri.
Berdasarkan hasil yang kami peroleh, kebanyakan rakyat Indonesia sekarang ini kurang memahami tentang prinsip dan ideologi yang dimiliki negara yang mereka kediami, mereka lebih senang mengikuti kehidupan negara lain yang notabennya adalah negara maju, dan mempunyai sumber kehidupan yang lebih meyakinkan (menurut mereka), padahal mereka tidak pernah berfikir tentang perbedaan sifat, karakter, wilayah, juga lingkungan yang ada di sekitar yang mempengarauhi kesemuanya sehingga menimbulkan perbedaan yang ada dalam satu negara, sehingga dapat dipastikan setiap negara punya ke-khas-an masing-masing yang tidak dapat kita samakan dengan bangsa luar. Karena rakyat sekarang, lebih senang dengan kata-kata “kenapa kita tidak merubah prinsip dan ideologi negara kita dengan negara laua yang sudah terbukti hasilnya???” padahal seharusnya yang dibenahi bukan prinsip dan ideologinya, tetapi lebih kepada penguasaan dari kita sendirilah yang dapat memecahakan masalah dan kemelut bangsa dan negara kita tercinta.

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah
Keadaan remaja pada zaman sekarang berbeda dengan pemuda pada zaman dahulu. Rata-rata, jawaban itulah yang dilontarkan oleh hasil yang kami terima, ketika kami malihat dan merangkum data-data dan informasi yang ada. Perbedaan itu dapat dilihat dari adanya perbedaan yang sangat mencolok tentang pendapat, pandangan hidup, kebiasaan dan pola gaya hidup yang terjadi di Era Globalisasi sekarang ini.
Perbedaan itu dapat terbentuk karena siklus lingkungan yang berada di sekitar manusia itu, pergaulannya, kebiasaan remaja pada saat itu, dan yang pasti tidak luput dari kemajuan teknologi yang terus meningkat dan terus imajinatif, sehingga membuat segala sesuatu yang terjadi di dalamnya menjadi lebih expresif dan sedikit menambah daftar kebiasaan yang berubah-ubah setiap tahunnya.
Untuk itu kami sanagat menyadari pentingnya menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa Indonesia kepada mereka, agar tidak punah kebudayaan, prinsip, serta ideologi bangsa yang telah dipertahankan mati-matian oleh para pendahulu kita. Agar tidak hancur dn tidak menambah keburukan yang sudah melanda negara dan bangsa kita tercinta ini.

B. Identifikasi Masalah
Melihat semua hal yang melatar belakangi pergeseran nilai dan makna negara dan bangsa sekarang ini maka, pemulis menarik sebuah identifikasi masalah dengan berdasarkan kepada :
1. Pergeseran makna dan nilai negara dan bangsa.
2. Kurangya rasa cinta tanah air da bangsa Indonesia.
3. Adanya rasa ingin megikuti perkembangan dan budaya luar, yang jelas-jelas sangat berbeda dengan nilai, prinsip dan ideologi bangsa dan negara kita, Indonesia.

C. Pembatasan Masalah
Dari pembahasan yang penulis lakukan, penulis hanya membataskan pembahasan kepada pemahan terhadap negara dan bangsa saja.

D. Kegunaan Penulisan

Kegunaan penulisan karya tulis ini adalah untuk memberikan pembenaran tengatang pemahaman nergara dan bangsa kepada para pembaca sekaliaan. Karena sekarang ini semuanya itu telah sangat menyimpang dari arti yang sebenarnya.

E. Metode Penulisan
Untuk mendapatkan data dan informasi yang di perlukan, penulis mempergunakan metode studi kepustakaan atau studi pustaka, yang kami cari dari bahan dan sumber-sumber yang ada di berbagai media, tidak terkecuali media masa elektronik yang berjangkauan internasional yaitu Internet.

F. Hipotesis
Penelitian ini dilakukan berangkat dari keyakinan penulis setelah cukup melakukan pengenalan secara meluas terhadap masalah yang diangkat. Adapun keyakinan atau hipotesis tersebut adalah “Ada pengaruh faktor perkembangan zaman yang menjadikan penyimpangan dan pergesaeran makana dari Negara dan Bangsa itu sendiri, baik dalam faktor dalam (faktor psikologis), maupun faktor luar (nonpsikologis), Hal ini, menjadi salah satu faktor yang paling dominan untuk dapat dikatakan sebagai penyebab’’

G. Sistematika Penelitian
Pada karya tulis ini, penulis akan menjelaskan hasil penagamtan dan pembahasan dimulai dengan bab pendahuluan. Bab ini meliputi latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, kegunaan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan, hipotesis, sampai terakhir kepada sistematika penelitian. Bab berikutnya, penulis akan membahas secara keseluruhan tentang masalah yang penulis angkat, termasuk dengan pemahaman tentang pengertian dan tujuan dari didirikannya bangsa dan negara.
Bab ketiga merupakan bab penutup dalam karya ilmiah ini. Pada bagian ini, penulis menyimpulkan uraian yang sebelumnya sudah disampaikan, dan memberi saran mengenai apa yang sebaiknya generasi sekarang pahami tentang bangsa an negara, agar tidak bekepanjangan akibatnya nanti.

BAB II
PEMBAHASAN


A. Pengertian Neagara dan Bangsa
Keadaan pada zaman sekarang berbeda dengan pada zaman dahulu. Kata-kata itulah yang sering muncul di masyarakat, dan sudah tidak asing lagi kita dengar di telinga. Banyak yang menjadi perbedaan untuk kita, dan para orang tua, kita anggap saja golongan muda dan golongan tua. Dimulai dari perbedaan kebiasaan, adat istiadat, prinsip hidup, gaya hidup, dan pergaulan yang mulau meluas dan menyebar secara terus menerus dan bertingkat yang menyebabakan penyimpangan dan pergeseran makna bangsa dan negara yang sebenarnya. Untuk itu kita harus telebih dahulu mengerti dan memahami arti serta makna negara dan bangsa sebenarnya.
Negara adalah suatu organisasai dari sekelompok atau beberapa manusia yang bersama-sama mendiamai satu wilayah tertentu dan mengakui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tersebut, atau negara bisa juga berarti satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan untuk memaksa terjadinya ketertiban sosial. Masyarakat ini berada dalam satu wilayah tertentu yang membedakannya dari kondisi masyarakat lain diluarnya.
Bangsa adalah orang-orang yang memilki kesamaan asal keturunan, adat bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Atau juga merupakan suatu kumpulan manusaia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan wilayah tertentu di muka bumi (KBBI edisi kedua, halaman 89). dengan demikinan bangsa indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilyah: Nusantara/ Indonesia.

B. Tujuan Negara dan Bangsa

Adapun tujuan dari didirikannya negara adalah untuk menampung kehidupan bangsa dengan segala peratuaran yang diabuat untuk membatasai kelakuan manusia (negatif)

C. Teori terbebtuknya
1. Teori yang bersiafat Spekulatif ( dapat diterima akal sehat) meliputi:
A. Negara dan Bangsa Teori Hukum Alam. Pemikiran pada masa Plato dan Aristiteles: kondisi alam: tumbuhnya manusia: berkembangnya negara.
B. Teoti Ketuhanan. (agama): segala sesuatu adalah ciptan Tuhan.
C. Teori Kekuasaan. Negara terbentuk dari adanya kekuasaan oelh pihak tertentu.
D. Teori Teokrasi.

2. Teori yang bersifat Evolusi, yaitu terjadinya negara secara sosiologis (dari keluarga menjadi negara), maksudnya sekelompok orang bersama dan melakukan kegiatan, timbul rasa kekeluaragaan dan mejadi sebuah keluarga, lalu muncul rasa kesatuan yang tinggi dan menimbulkan berdirinya sebuah negara.

D. Sifat-sifat Negara
1. Sifat Monopoli, punya kekuasaan tersendiri terhadap bangsanya.
2. Sifat Memaksa, negara adalh kesatuan maksudnya sama dengan terikat, sehingga secara tidak langsung memaksa bangsa untuk masuk kedalamnya.
3. Untuk Semua, segala sesuatau yang dialakuan oelh negara adalah bukan untuk perseorangan, tetapi untuk menyeluruh kepada bangsanya.

I. Bentuk Negara dan Bangsa
Sebuah negara dan bangsa dapat dikatan berbentuk negara kesatuan (unitary state) dan negara serikat (federation).

J. Unsur Negara

A. Bersifat Kontitutif. Bahwa dalam negara tersebut terdapat wilayah yang meliputi udara, darat dan perairan (perairan tidak mutlak!), rakyat danpemerintahan yang berdaulat.
B. Bersifat Deklaratif. Ditunjukan oleh adanya tujuan negara, undang-undang dasar, pengakuan dari negara lain.
K. Syarat Negara dan Bangsa
1. Punya wilayah
2. punya rakyat
3. punya pemerintahan
4. punya peraturan
5. memilki pengakuan

L. Sistem Pemerintahan Negara dan Bangsa
Ada beberapa sistem pemerintahan didunaia ini dari muali awal terbentuknya samapai sekarang, diantaranya adalah:
A. parlementer
B. presidential

BAB IV
PENUTUP


A. Kesimpulan
Dari pembahasan yang telah penulis sampaikan diatas, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kita, sebagai warga negara harus lebih selektif lagi dalam memahami arti dan makna negara dan bangsa.

B. Saran

Saran penulis kepada penbaca sekalian banggalah dan cintalah kita terhadap negara dan bangsa kita tercinta, jangan memaksakan kehendak kita sendiri. Ingat bahwa kita punya kekurangan dan kelebihan masing-maasing. Begitu juga negara dan bangsa kita punya perbedaan tersendiri dengan negara luar, shingga jangan pernah kita merasa lebih rendah daripada mereka. Tapi buktikanlah bahwa kita Indonesia dapat lebih lagi dari mereka dengan segala sesuatu yang kita miliki. “Mari berjuang bersama wujudkan Indonesia yang Adil dan Makmur!!!!”

DAFTAR PUSTAKA

Akil Rafiudin,SH. Study Guide, National Heroism. 2007. LSPR
Kaelan, MS. Keawarganegaraan. 2004. Erlangga. Gramedia
Okezone.com
Yahoo.com
Google.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar